|
Perawatan Kanker Bikin Penis
Menyusut

Kanker
bisa jadi dicap sebagai penyakit yang menakutkan. Bagaimana tidak,
penyakit ini termasuk lima besar penyebab kematian tertinggi di
Indonesia.
Salah satu jenis kanker yang banyak diderita kaum
pria adalah kanker prostat alias kanker kandung kemih. Untuk mengatasi
penyakit ini, penderita harus menjalani beberapa perawatan baik
yang sifatnya terapi maupun konsumsi obat.
Nah, baru-baru ini ditemukan bukti yang cukup
akurat kalau perawatan kanker prostat bisa membuat penis menyusut.
Terapi radiasi yang biasa dipakai untuk mengobati kanker bisa mengurangi
panjang penis. Berapa banyak penyusutan yang bisa terjadi itu tergantung
banyaknya hormon terapi yang dilakukan dan radiasi yang diterima.
Terapi dan radiasi untuk kanker prostat bisa jadi
pemicu yang sangat potensial. Wajar saja, letak prostat tak begitu
jauh dari kemaluan. Dr Ahmet Haliloglu dan mahasiswa University
of Ankara di Turki meneliti 47 pria yang menderita kanker prostat.
Para pasien tersebut menerima injeksi leuprolid
atau goserilin setiap 3 bulan dengan total dosis 3 kali injeksi.
Di bulan ke-7 mereka juga melakukan radioterapi menggunakan 70-Gy
yang kemudian berlanjut untuk 7 minggu. Sebelum perawatan dimulai
rata-rata panjang penis yaitu 5,6 inci.
Delapan bulan kemudian, panjangnya menyusut lebih
dari 25% yaitu jadi sekitar 3,4 inci saja. Disfungsi ereksi juga
bisa dipengaruhi oleh pengobatan ini. 23% pria memiliki fungsi ereksi
yang normal sebelum terapi. Pasca terapi hanya 12,5% dari mereka
yang masih bisa ereksi dengan normal.
"Kualitas hidup jadi terpengaruh ketika mempertimbangkan
untuk melakukan perawatan untuk kanker prostat. Sebelum mulai mengkombinasikan
hormon dan terapi radiasi, pasien harus diberitahu bahwa menyusutnya
penis bisa jadi risiko," ujar peneliti seperti dikutip dari
Reuters, Jumat (12/1/2007)
Artikel Lainnya
Sayang sperma, buang HP anda
Penyebab wanita tidak bergairah
Makanan untuk meningkatkan libido
ejakulasi dini
|